5 Sate Khas Bali Yang Nikmat

Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang diminati oleh banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dengan keindahan alamnya serta kekayaan budayanya, Bali yang dikenal dengan julukan Pulau Dewata menjadi begitu populer sebagai destinasi wisata. Selain itu, berbagai objek wisata di Bali dikelola secara profesional sehingga memudahkan para pengunjung untuk berwisata di Bali.

Banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara tertarik mengunjungi Bali untuk menikmati keindahan alam dan budaya yang khas di Pulau Bali. Namun, wisata di Bali tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam dan kebudayaan masyarakat Bali saja. Selain menawarkan keindahan alam terutama pantai, Bali juga memiliki kekayaan kuliner yang membuat banyak wisatawan juga tertarik mengunjungi Bali.

Ada berbagai jenis kuliner tradisional dan modern di Pulau Bali. Namun, tentu saja kebanyakan wisatawan tentu tertarik dengan kuliner tradisional Bali. Pulau Bali memiliki berbagai jenis makanan tradisional yang nikmat dan khas. Ada makanan berkuah hingga yang dibakar seperti sate.

Sate di Bali terkenal dengan rasa yang khas dan unik. Biasanya untuk menghasilkan rasa yang lebih lezat dalam jumlah banyak, sate dipanggang menggunakan arang dengan alat pemanggang sate. Beberapa tempat jual mesin pengolah makanan banyak menyediakan berbagai alat pemanggang sate yang berkualitas sehingga sate yang dipanggang menjadi lebih nikmat.

Berikut adalah beberapa olahan sate khas Bali yang terkenal di kalangan wisatawan:

Sate Lilit

Sate lilit merupakan salah satu kuliner Bali yang berbahan utama daging babi, sapi, ayam maupun ikan. Jenis sate ini menggunakan daging yang sudah dicincang dan dicampurkan dengan berbagai bahan seperti parutan kelapa, santan, dan bumbu lainnya. Daging cincang yang sudah dicampur berbagai bahan dan bumbu kemudian direkatkan pada tusuk sate yang berbentuk datar dan lebar untuk dipanggang.

Sate Pentul

Sate pentul sekilas mirip dengan sate lilit, namun, memiliki perbedaan pada bahan dan proses pembuatannya. Sate pentul menggunakan daging dari ikan kakap atau tenggiri yang dicampur dengan udang yang telah dihaluskan bersama dengan bumbu. Setelah dihaluskan, adonan tersebut ditempelkan pada tusukan sate berupa batang serai. Adonan tersebut kemudian dikukus terlebih dulu untuk memadatkan dagingnya kemudian baru dibakar.

Sate Languan

Sate languan adalah sate khas Bali. Makanan khas dari Klungkung ini mirip dengan sate lilit dan sate pentul, namun daging yang digunakan berbeda. Pada sate khas klungkung ini, daging yang digunakan adalah ikan laut yang dihaluskan bersama dengan bumbu. Daging ikan yang dihaluskan kemudian diletakkan pada tusukan sate yang terbuat dari pelepah kelapa untuk dipanggang hingga matang.

Sate Plecing

Sate plecing merupakan kuliner khas Bali yang biasanya terbuat dari daging babi, sapi, atau ayam. Berbeda dari sate lilit, daging sate plecing sama seperti sate pada umumnya yang dipotong kecil-kecil. Bumbu yang digunakan pada sate plecing adalah bumbu sambal plecing khas Bali yang bercita rasa pedas. Bumbu tersebut berfungsi sebagai bumbu oles pada sate plecing yang akan dibakar.

Sate Kablet

Sate kablet merupakan salah satu kuliner khas Bali yang sangat nikmat. Makanan ini berbahan dasar daging ikan tuna yang dipotong kotak dan daging ikan tuna yang digiling hingga halus. Ikan tuna yang sudah digiling kemudian dicampur dengan santan dan bumbu yang sebelumnya sudah ditumis. Kemudian daging ikan tuna yang dipotong kotak disate dan dililit adonan ikan tuna halus sebelum kemudian dibakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *